PRINGSEWU, BRANTAS.fun – Kepengurusan baru Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Komite Wartawan Reformasi Indonesia (KWRI) Kabupaten Pringsewu bergerak cepat usai pelaksanaan Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V. Di bawah kepemimpinan Ketua Jamhari, didampingi Sekretaris Darmawan dan Bendahara Deni Papahan, DPC KWRI Pringsewu langsung melakukan pemasangan jaringan internet (WiFi) di kantor sekretariat sebagai langkah awal penguatan fasilitas kerja organisasi, Rabu (11/2/2026).
Pemasangan dilakukan tak lama setelah Muscab selesai. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen kepengurusan baru dalam meningkatkan profesionalisme serta mendukung kelancaran aktivitas jurnalistik anggota di era digital.
Ketua DPC KWRI Pringsewu, Jamhari, menyampaikan bahwa penyediaan akses internet merupakan kebutuhan mendasar bagi organisasi pers.
“Kantor sekretariat harus menjadi pusat aktivitas anggota. Dengan adanya WiFi, rekan-rekan wartawan bisa mengirim berita, melakukan riset, serta berkoordinasi dengan lebih cepat dan efisien,” ujarnya.
Jaringan internet yang dipasang merupakan jenis Fiber To The Home (FTTH) dari perusahaan AI Net yang beroperasi di wilayah Kabupaten Pringsewu, Provinsi Lampung. Teknologi FTTH dikenal menggunakan jaringan serat optik yang dinilai lebih stabil dan memiliki kecepatan tinggi dibanding jaringan konvensional.
Saat proses pemasangan berlangsung, media ini melakukan konfirmasi kepada pihak teknisi di lapangan. Bayu Saputra (29), teknisi AI Net, menjelaskan bahwa layanan yang dipasang di kantor DPC KWRI Pringsewu menggunakan sistem FTTH dengan pilihan paket beragam.
“Jenis WiFi yang dipasang adalah FTTH. Untuk paketnya tersedia mulai dari 10 MB PPS hingga 100 MB PS, menyesuaikan kebutuhan pelanggan,” ungkap Bayu Saputra.
Ia menambahkan, proses instalasi dilakukan sesuai standar operasional perusahaan guna memastikan koneksi berjalan optimal.
“Kami melakukan penarikan kabel fiber optik, pemasangan perangkat, hingga konfigurasi router. Setelah itu dilakukan uji coba untuk memastikan jaringan stabil,” jelasnya.
Senada dengan itu, Nur Mardianto (33) menyampaikan bahwa paket yang dipilih telah disesuaikan dengan kebutuhan operasional kantor organisasi.
“Dengan kapasitas tersebut, aktivitas seperti pengiriman berita, unggah foto dan video, hingga rapat daring bisa berjalan lancar. Kami juga memberikan panduan penggunaan kepada pengurus,” katanya.
Sementara itu, Seto Ardian (29) memastikan pihaknya siap memberikan dukungan teknis berkelanjutan.
“Kami menyediakan layanan pemeliharaan dan dukungan teknis. Jika terjadi gangguan, tim akan melakukan pengecekan agar koneksi tetap stabil,” ujarnya.
Sekretaris DPC KWRI Pringsewu, Darmawan, menilai keberadaan jaringan internet di sekretariat akan memperkuat koordinasi internal serta meningkatkan produktivitas anggota.
“Kecepatan dan ketepatan informasi menjadi tuntutan utama saat ini. Dengan fasilitas ini, kami ingin mendorong anggota bekerja lebih profesional,” katanya.
Bendahara DPC KWRI Pringsewu, Deni Papahan, menambahkan bahwa pengadaan WiFi telah direncanakan sebagai bagian dari pembenahan sarana organisasi.
“Ini langkah awal kami dalam memperbaiki fasilitas sekretariat. Ke depan, kami akan terus melengkapi kebutuhan penunjang kerja jurnalistik,” ujarnya.
Pemasangan WiFi FTTH ini diharapkan menjadikan kantor DPC KWRI Pringsewu sebagai pusat aktivitas yang representatif bagi anggota. Selain menunjang kelancaran kerja, fasilitas tersebut juga diharapkan mendorong peningkatan kualitas karya jurnalistik yang cepat, akurat, dan bertanggung jawab sesuai Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik.
Penulis: (Jamhari).

